Ngabuburit Bermanfaat: Belajar Coding di Madina Islamic
Menunggu waktu berbuka puasa atau yang sering dikenal dengan istilah ngabuburit biasanya diisi dengan kegiatan jalan-jalan sore atau sekadar bersantai. Namun, ada pemandangan yang berbeda di Madina Islamic, di mana para siswanya memilih untuk mengisi waktu tersebut dengan kegiatan yang jauh lebih produktif dan futuristik. Mereka mengikuti kelas intensif untuk mendalami dunia pemrograman. Konsep ngabuburit bermanfaat ini sengaja diusung untuk memberikan alternatif kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi generasi z yang sangat lekat dengan teknologi.
Dunia teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat, dan memiliki keahlian di bidang ini sejak usia sekolah menengah merupakan sebuah keuntungan besar. Di sekolah ini, kegiatan belajar coding tidak dianggap sebagai beban pelajaran tambahan, melainkan sebagai hobi baru yang menantang kreativitas. Siswa diajarkan logika dasar pemrograman, cara membangun logika algoritma, hingga membuat aplikasi sederhana yang dapat membantu keseharian mereka. Fokusnya adalah mengubah peran siswa dari sekadar konsumen teknologi menjadi pencipta teknologi.
Materi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa SMP agar tidak terasa terlalu berat di tengah kondisi fisik yang sedang berpuasa. Instruktur menggunakan pendekatan belajar sambil bermain, sehingga waktu berjam-jam di depan layar komputer tidak terasa membosankan. Justru, ketika seorang siswa berhasil memecahkan sebuah masalah dalam kode yang mereka buat, muncul rasa kepuasan tersendiri yang menjadi energi tambahan. Inilah esensi dari mengisi waktu dengan hal positif; rasa lapar seakan teralihkan oleh semangat untuk terus belajar.
Pihak sekolah Madina Islamic menyadari bahwa literasi digital adalah fondasi penting untuk masa depan. Dengan memperkenalkan bahasa pemrograman sejak dini, siswa dilatih untuk berpikir kritis dan sistematis dalam memecahkan masalah (computational thinking). Kemampuan ini tidak hanya berguna jika mereka ingin menjadi programmer, tetapi juga bermanfaat dalam cara mereka memandang masalah di mata pelajaran lain seperti matematika atau sains. Coding mengajarkan bahwa setiap masalah besar pasti bisa diurai menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah diselesaikan.
